MAKALAH
GANGGUAN DISOSIATIF DAN
GANGGUAN PSIKIATRIK TIDAK KHAS
Disusun guna memenuhi tugas mata kuliah Psikologi Abnormal
Dosen pengampu: Wening Wihartati, S. Psi, M. Si
Disusun oleh
Kelompok 8
1. Alvin Ni’am (1807016133)
2. Gina Agisna Robi’atus S. (1807016139)
3. Siti Aulin Ni’mah (1807016149)
4. Muhammad Syafi’i (1807016154)
PROGRAM STUDI PSIKOLOGI
FAKULTAS PSIKOLOGI DAN KESEHATAN
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI WALISONGO
SEMARANG
2020
DAFTAR ISI
COVER……………………………………………………………………………… i
KATA PENGANTAR………………………………………………………………. ii
DAFTAR ISI………………………………………………………………………… iii
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang………………………………………………………………. 1
B. Rumusan Masalah…………………………………………………………… 2
C. Tujuan Penulisan……………………………………………………………. 2
BAB II PEMBAHASAN
A. Pengertian dan Penyebab Gangguan Disosiatif……………………………… 3
B. Macam – Macam Gangguan Disosiatif……………………………………… 4
C. Terapi yang Disarankan pada Penderita Gangguan Disosiatif………………. 9
D. Gangguan Psikiatrik tidak Khas……………………………………………... 11
BAB III PENUTUP
A. Kesimpulan…………………………………………………………………… 16
REFERENSI………..………………………………………………………………… 17
4
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Gangguan disosiatif merupakan fenomena yang sangat mengagumkan dan menarik
namun membingungkan. Bagaimana perasaan seseorang akan identitas dirinya bisa menjadi
sangat terdistorsi hingga orang tersebut membangunkan kepribadian ganda, kehilangan
banyak potongan dari ingatan pribadi, atau membentuk sebuah identitas baru? Meski
gangguan-gangguan ini tetap misterius dalam beberapa hal, petunjuk-petunjuk yang
memberikan pemahaman aka nasal muasalnya telah bermunculan.
Gangguan disosiatif dibagi menjadi empat macam yaitu amnesia disosiatif, fugue
disosiatif, gangguan depersonalisasi, gangguan identitas disosiatif. Menurut pandangan
psikodinamika, amnesia disosiatif dapat menjadi suatu fungsi adaptif dengan cara memutus
atau mendiisosiasi alam sadar seseorang dari kesadaran akan pengalaman traumatis atau
sumber-sumber lain dari nyeri maupun konflik psikologis (Dorahy, 2001). Bagi teoritikus
psikodinamika, gangguan disosiatif melibatkan penggunaan represi secara besar-besaran,
yang menghasilkan “terpisahnya” impuls yang tidak dapat diterima dan ingatan yang
menyakitkan dari kesadaran seseorang. Dalam amnesia dan fugue disosiatif, ego melindungi
dirinya sendiri dari kebanjiran kecemasan dengaan mengeluarkan ingatan-ingatan yang
mengganggu atau dengan mendisosiasi impuls menakutkan yang bersifat seksual atau
agresif. Pada kepribadian ganda, orang mungkin mengekspresikan impuls-impuls yang tidak
dapat diiterima ini melalui pengembangan kepribadian penggaanti. Pada depersonalisasi,
orang berbeda diluar dirinya sendiri aman dengan cara menjauh dari pertarungan emosional
didalamnya.
Gangguan psikiatri tidak khas merupakan sebuah keadaan yang dialami seseorang
dimana penderita mengalami gangguan dalam pikiran, perilaku, dan perasaan yang kemudian
dimanifestasikan dalam bentuk sekumpulan gejala dimana dampaknya dapat menyebabkan
penderitaan atau hambatan bagi seseorang dalam menjalankan fungsinya sebagai manusia
yang seharusnya. Atau bisa diartikan sebagai keadaan dimana seseorang mengalami kesulitan
mengenai persepsinya tentang kehidupan, hubungan dengan orang lain, dan sikapnya
terhadap dirinya sendiri. Gangguan psikiatri tidak khas ini didefinisikan sebagai gangguan
dengan kombinasi afektif, perilaku, komponen kognitif atau persepsi yang memiliki kaitan
dengan fungsi tertentu didalam bagian otak atau system saraf yang mengoperasikan fungsi-
fungsi sosial manusia.
File selengkapnya download di sini
Tidak ada komentar:
Posting Komentar